at he is
Disclaimer: I wrote this on 2010.
hai semua
kali ini gw bener2 mau mengeluarkan pemikiran-pemikiran gw pribadi karena tadi, selama perjalanan pulang dari kampus gw *eaaa* UMN, teman smp gw yang SANGAT setia nebeng sama gw, sebut saja Brodol, dia hobi banget ngomong -wajar sih, anak komunikasi dia soalnya- dan topiknya pun berubah2; mulai dari hal yang umum, basa basi, serius, ngegombal, bahkan politik, gossip -apapun- pokoknya semua deh!
nah, tadi selama di mobil gw, tiba-tiba pembicaraan berubah topik menjadi filsuf, dan atheis.
brikut kurang lebih isi pembicaraan kami, dalam paragraf aja yeee. btw, gwga bermaksud flaming atau apa di sini tentang beberapa pihak tapi hanya sharing dan gw pengen membuat keimanan kalian lebih kuat lagi dengan melihat fakta-fakta yang ada (mumpung bulan puasa yakan :>)
Gini, dari dulu gw punya pertanyaan, kalau ada orang yang memilih untuk masuk ke jurusan filsafat, apa aja kemungkinan karir mereka? banyak sih kemungkinannya, bisa jadi dosen, penulis buku filsafat atau malah banting stir ke bidang lain seperti banyak orang, ex: dian sastro, kuiah jurusan filsafat tapi ngartis.
menurut brodol, filsuf yang udah expert itu banyak yang atheis, karena mereka kan di dalam pelajaran filsafat sendiri ada yg namanya pelajaran ketuhanan -setau gw- nah mungkin dari situ mereka mengkaji lebih dalam dari segala bidang ilmu pengetahuan dan akhirnya mereka bener2 yakin kalau yang kita sebut Tuhan itu tidak ada, menurut mereka.
Dulu gw sempet penasaran juga sama salah satu omongan fisika dari fisikawan teori asal jepang Michio Kaku tentang God theory di seminarnya: Physics of the Impossible. Awalnya memang gw ga tertarik tapi setelah di kaitkan dengan fisika, gw pun terus bertanya-tanya tentang god theory ini. gw pun googling
Kemudian, setelah gw baca macem2 tulisan dari sana sini gw pun sedikit paham tentang cara pandang beberapa orang atheis yang diantaranya dewa filsafat, atau bahkan dewa fisika.
Kita tau dong teori big bang: alam semesta terbentuk setalah adanya ledakan mahadahsyat dari sebuah atom yang super kecil namun punya gravitasi dan suhu yang sangat tinggi, kemudian perlahan-lahan terbentuklah itu galaksi, planet, bintang, gas, senyawa-senyawa kimia, waktu, cahaya, kecepatan, semuanya berasal dari 1 titik dengan dimensi terkecil yang biasanya disebut sebagai singularitas.
Nah, coba kita jabarin salah satu materi yang keluar dari ledakan itu; senyawa-senyawa kimia (bohong kalo gw bilang suka atau biasa aja sama kimia tapi demi menemukan alasan logis ttg ini, oke gpp -_-)
senyawa kimia lahir dari ledakan itu. Some of them are: metana, air, H2, atmosfir purbakala, sinar kosmis dan lain sebagainya yang gw ga apal. Menurut percobaan sintesis molekul organik oleh Urey dan Miller lewat tabung yg ada percikan listriknya, senyawa2 tersebut memang bisa menciptakan DNA.
tapi percobaan Urey Miller ini berhenti sampai disitu aja karena mereka ga bisa memberikan nyawa kepada DNA tersebut.
oke gw salut karena akhirnya biologi fisika dan kimia -secara bertahap- bisa menerangkan kepada gw darimana ayam dan telur berasal, tapi dari sini, gw punya pertanyaan: dari mana nyawa berasal?
Oke lanjut, tentang surga dan neraka.
Kita,manusia, dengan segala teknologi dan ilmu pengetahuan yang menurut gw udah bisa dibilang 'wow' sampe saat ini belom berhasil menemukan letak surga dan neraka. Kalau mendekati...gw ga bisa bilang kalo ini pasti mendekati atau nggak tapi menurut gw memang mendekati kenyataan bahwa letak surga dan neraka itu ada di dimensi yang SANGAT tinggi.
dimensi 4? 5? unyuuu bukan.
mungkin ada di dimensi 7 atau 9 keatas (menurut penjelasan tentang dimensi di salah satu artikel yg pernah gw baca di internet tapi gw lupa linknya -_-)
gini, kita hanya makhluk 3d karena jelas kita bukan flatlander yang cuma bisa liat kanan-kiri doang kecuali leher lo sengklek *abaikan ini
menurut blog Islam yg pernah gw baca, penghuni 4d adalah jin baik dan buruk -biasanya sih kita sebut hantu- yang ke 5 dan seterusnya gw lupa -_- maafkan saya.
hahaha gw jadi inget waktu mengetahui kalo apa yang gw sering liat ini adalah makhluk yang sebenernya berasal dari dimensi lain. kaget-kaget gimanaa gitu.
kalo menurut paranormal2 *hem* hantu itu ya jin. dan tingkatan vision bagi si manusianya dibeda2in, ada yang level asap2, level manusia biasa, dll. ada yang cuma bisa liat lv manusia, atau hewan, asep doang, atau bahkan bisa ngeliat semua-tapi paling nyiksa-
tapi ada juga penjelasan scientific tentang hantu ini, katanya mereka adalah sesuatu yang terbentuk dan keliatan oleh mata manusia saat ada berjuta2 partikelyang terkumpul oleh medan energi magnetis. Bentuknya juga macem2, bisa cuman kaya gumpalan asap, bola terbang, orang beneran, hewan , atau malah yang mendekati DP (makanya tafsiran manusia ttg bentuk hantu bisa beda-beda, tergantung yang liat, ya kaaan)
hem, intinya bahkan hantu, yang menurut kita ghaib dan serem2 gimanaa gitu aja bisa di jelaskan secara ilmiah.
tapi gw tanya lagi, dari mana medan magnet itu berasal, kenapa bisa ada medan magnet disitu dan untuk apa diciptakan fenomena 'hantu' ini kepada seluruh manusia selain untuk di pecahkan? mengingat, tidak ada hal yang sia2, maka penampakan hantu pun menurut gw ga sia2. kalopun si hantu cuman iseng, dia bertujuan kan? >> godain manusia, atau bahkan cuma mau ngeliat ekspresi 'GYAAAA!!' nya manusia.
duh jadi kemana-mana kan, well, enough for that. still, about surga dan neraka.
bagi orang atheis, ya ga ada. Mereka ga bisa membuktikan di mana lokasinya dan kayak apa sih 2 tempat itu, tapi kita sebagai muslim tentu saja percaya akan hal ini.
Namun mungkin bagi para manusia berotak abstrak seperti gw, pasti sempet mikir "jangan-jangan surga dan neraka di 'ciptakan' untuk sekedar menakut2i manusia?"
bagi beberapa orang atheis mungkin jawabannya adalah"ya"
"zat apa sih yg bisa menciptakan bidadari2 cantik, kenikmatan abadi, atau kesengsaraan abadi kaya yang digambarkan di kitab suci?"
"emangnya keabadian itu ada?"
menurut orang2 yang keimanannya tinggi, tentu saja jawabannya ada, yaitu Tuhan,sang pencipta. Tapi bukti ilmiahnya belum ada.
ada kemungkinan kah Tuhan di temukan?
bagi orang atheis, jawabannya ya.
lo bisa baca di blog ini yang kebetulan di temuin sama gugel dan isinya lengkap banget kaya carrefour.
mamam nih http://human-earth.blogspot.com/2009/08/god-theory.html
berikut paragraf yang gw kutip dari blog itu.
"ini adalah sebuah ide atau pemikiran yang sangat menarik dan mungkin termasuk baru. Jika benar bahwa Tuhan menciptakan alam ini agar "Ia" bisa ber-experience melalui manusia -- tujuan manusia di alam ini adalah untuk ber-experience, maka pertanyaan selanjutnya adalah 'Apa sajakah experience yang diinginkan-Nya untuk kita jalani?''
hal ini juga di jelasin secara implisit loh di anime The Melancholy of Haruhi Suzumiya. di ceritain disitu kalo haruhi adalah 'Tuhan'' bagi alien, esper, time traveler dan 'pangerannya'. Dia yang 'menciptakan' keempat2nya, dan mereka 'dihidupkan' sama haruhi
lagipula bener juga, kalo kita berpegang ke teori 'energi adalah kekal, gabisa di ciptakan tapi terus ada dalam bentuk yang berbeda2' , maka zat bigbang, asal kita semua, yang menciptakan kita, adalah Tuhan bagi yang atheis, maka, energi sedahsyat bigbang dan energi untuk menciptakan sesuatu, untuk hidup dan lainnya berasal dari "Tuhan" ini bukan?
Dan kaya apa yang gw ambil dari blog di atas, kita punya sepersekian persen kekuatan "Tuhan"
tapi, kalo gitu, kita semua adalah tuhan? lah terus sebenernya yang kita sembah dan kita "Tuhankan" siapa dong? masa tiap ketemu orang langsung sungkem2 malah disangka gila lo.
naaaah maka dari itu, bagi atheis Tuhan memang tidak ada.
tapi sekali lagi, kalo kita menganut teori atheis: zat big bang benda mati -- zat bigbang "Tuhan" kita -- kita berasal dari benda mati -- kita benda mati?
menunrut gw SALAH BESAR
karena, balik lagi ke pertanyaan awal gw:
yaiyalah dari mana si nyawa, jiwa, arwah dan siapapun itu kalo bukan dari Allah?
siapa yang merancang akal kita untuk bikin rumah gedung dll untuk manusia generasi penerus kita?
tetep aja ada 1 hal yang ga akan bisa di pecahkan manusia, gw bisa liat gambarannya yang masih blank tapi gatau kenapa gw bingung banget nuang ini ke dalam kata-kata.
gw percaya sama Islam karena menurut gw, itu sumber segalanya. Teori einstein tentang kecepatan cahaya udah ada di Qur'an, penjelasan tentang masa depan manusia juga udah ada di Qur'an. hebat kan.
Tinggal gimana caranya si penafsir menafsirkan al Qur'an aja, dan berdasar apa dia menafsirkannya. Berdasar ilmiah kah, matematika, seni, terserah.
menurut gw semua bener2 tergantung si manusia itu sendiri, mau jadi kaya apa dan gimana dia di hidup ini, karena kita lah Tuhan bagi diri sendiri. hanya saja, pedoman dan kepercayaan dalam melaksanakan hidup mereka aja yang berbeda-beda.
gw jujur, gw tertarik untuk baca kitab lain selain Al-Qur'an tapi hanya sebagai pembanding. dan gw yakin pasti Al-Qur'an yang akan dipilih sama jiwa gw.
itu menurut gw :)
hai semua
kali ini gw bener2 mau mengeluarkan pemikiran-pemikiran gw pribadi karena tadi, selama perjalanan pulang dari kampus gw *eaaa* UMN, teman smp gw yang SANGAT setia nebeng sama gw, sebut saja Brodol, dia hobi banget ngomong -wajar sih, anak komunikasi dia soalnya- dan topiknya pun berubah2; mulai dari hal yang umum, basa basi, serius, ngegombal, bahkan politik, gossip -apapun- pokoknya semua deh!
nah, tadi selama di mobil gw, tiba-tiba pembicaraan berubah topik menjadi filsuf, dan atheis.
brikut kurang lebih isi pembicaraan kami, dalam paragraf aja yeee. btw, gwga bermaksud flaming atau apa di sini tentang beberapa pihak tapi hanya sharing dan gw pengen membuat keimanan kalian lebih kuat lagi dengan melihat fakta-fakta yang ada (mumpung bulan puasa yakan :>)
Gini, dari dulu gw punya pertanyaan, kalau ada orang yang memilih untuk masuk ke jurusan filsafat, apa aja kemungkinan karir mereka? banyak sih kemungkinannya, bisa jadi dosen, penulis buku filsafat atau malah banting stir ke bidang lain seperti banyak orang, ex: dian sastro, kuiah jurusan filsafat tapi ngartis.
menurut brodol, filsuf yang udah expert itu banyak yang atheis, karena mereka kan di dalam pelajaran filsafat sendiri ada yg namanya pelajaran ketuhanan -setau gw- nah mungkin dari situ mereka mengkaji lebih dalam dari segala bidang ilmu pengetahuan dan akhirnya mereka bener2 yakin kalau yang kita sebut Tuhan itu tidak ada, menurut mereka.
Dulu gw sempet penasaran juga sama salah satu omongan fisika dari fisikawan teori asal jepang Michio Kaku tentang God theory di seminarnya: Physics of the Impossible. Awalnya memang gw ga tertarik tapi setelah di kaitkan dengan fisika, gw pun terus bertanya-tanya tentang god theory ini. gw pun googling
Kemudian, setelah gw baca macem2 tulisan dari sana sini gw pun sedikit paham tentang cara pandang beberapa orang atheis yang diantaranya dewa filsafat, atau bahkan dewa fisika.
Kita tau dong teori big bang: alam semesta terbentuk setalah adanya ledakan mahadahsyat dari sebuah atom yang super kecil namun punya gravitasi dan suhu yang sangat tinggi, kemudian perlahan-lahan terbentuklah itu galaksi, planet, bintang, gas, senyawa-senyawa kimia, waktu, cahaya, kecepatan, semuanya berasal dari 1 titik dengan dimensi terkecil yang biasanya disebut sebagai singularitas.
Nah, coba kita jabarin salah satu materi yang keluar dari ledakan itu; senyawa-senyawa kimia (bohong kalo gw bilang suka atau biasa aja sama kimia tapi demi menemukan alasan logis ttg ini, oke gpp -_-)
senyawa kimia lahir dari ledakan itu. Some of them are: metana, air, H2, atmosfir purbakala, sinar kosmis dan lain sebagainya yang gw ga apal. Menurut percobaan sintesis molekul organik oleh Urey dan Miller lewat tabung yg ada percikan listriknya, senyawa2 tersebut memang bisa menciptakan DNA.
tapi percobaan Urey Miller ini berhenti sampai disitu aja karena mereka ga bisa memberikan nyawa kepada DNA tersebut.
oke gw salut karena akhirnya biologi fisika dan kimia -secara bertahap- bisa menerangkan kepada gw darimana ayam dan telur berasal, tapi dari sini, gw punya pertanyaan: dari mana nyawa berasal?
Oke lanjut, tentang surga dan neraka.
Kita,manusia, dengan segala teknologi dan ilmu pengetahuan yang menurut gw udah bisa dibilang 'wow' sampe saat ini belom berhasil menemukan letak surga dan neraka. Kalau mendekati...gw ga bisa bilang kalo ini pasti mendekati atau nggak tapi menurut gw memang mendekati kenyataan bahwa letak surga dan neraka itu ada di dimensi yang SANGAT tinggi.
dimensi 4? 5? unyuuu bukan.
mungkin ada di dimensi 7 atau 9 keatas (menurut penjelasan tentang dimensi di salah satu artikel yg pernah gw baca di internet tapi gw lupa linknya -_-)
gini, kita hanya makhluk 3d karena jelas kita bukan flatlander yang cuma bisa liat kanan-kiri doang kecuali leher lo sengklek *abaikan ini
menurut blog Islam yg pernah gw baca, penghuni 4d adalah jin baik dan buruk -biasanya sih kita sebut hantu- yang ke 5 dan seterusnya gw lupa -_- maafkan saya.
hahaha gw jadi inget waktu mengetahui kalo apa yang gw sering liat ini adalah makhluk yang sebenernya berasal dari dimensi lain. kaget-kaget gimanaa gitu.
kalo menurut paranormal2 *hem* hantu itu ya jin. dan tingkatan vision bagi si manusianya dibeda2in, ada yang level asap2, level manusia biasa, dll. ada yang cuma bisa liat lv manusia, atau hewan, asep doang, atau bahkan bisa ngeliat semua-tapi paling nyiksa-
tapi ada juga penjelasan scientific tentang hantu ini, katanya mereka adalah sesuatu yang terbentuk dan keliatan oleh mata manusia saat ada berjuta2 partikelyang terkumpul oleh medan energi magnetis. Bentuknya juga macem2, bisa cuman kaya gumpalan asap, bola terbang, orang beneran, hewan , atau malah yang mendekati DP (makanya tafsiran manusia ttg bentuk hantu bisa beda-beda, tergantung yang liat, ya kaaan)
hem, intinya bahkan hantu, yang menurut kita ghaib dan serem2 gimanaa gitu aja bisa di jelaskan secara ilmiah.
tapi gw tanya lagi, dari mana medan magnet itu berasal, kenapa bisa ada medan magnet disitu dan untuk apa diciptakan fenomena 'hantu' ini kepada seluruh manusia selain untuk di pecahkan? mengingat, tidak ada hal yang sia2, maka penampakan hantu pun menurut gw ga sia2. kalopun si hantu cuman iseng, dia bertujuan kan? >> godain manusia, atau bahkan cuma mau ngeliat ekspresi 'GYAAAA!!' nya manusia.
duh jadi kemana-mana kan, well, enough for that. still, about surga dan neraka.
bagi orang atheis, ya ga ada. Mereka ga bisa membuktikan di mana lokasinya dan kayak apa sih 2 tempat itu, tapi kita sebagai muslim tentu saja percaya akan hal ini.
Namun mungkin bagi para manusia berotak abstrak seperti gw, pasti sempet mikir "jangan-jangan surga dan neraka di 'ciptakan' untuk sekedar menakut2i manusia?"
bagi beberapa orang atheis mungkin jawabannya adalah"ya"
"zat apa sih yg bisa menciptakan bidadari2 cantik, kenikmatan abadi, atau kesengsaraan abadi kaya yang digambarkan di kitab suci?"
"emangnya keabadian itu ada?"
menurut orang2 yang keimanannya tinggi, tentu saja jawabannya ada, yaitu Tuhan,sang pencipta. Tapi bukti ilmiahnya belum ada.
ada kemungkinan kah Tuhan di temukan?
bagi orang atheis, jawabannya ya.
lo bisa baca di blog ini yang kebetulan di temuin sama gugel dan isinya lengkap banget kaya carrefour.
mamam nih http://human-earth.blogspot.com/2009/08/god-theory.html
berikut paragraf yang gw kutip dari blog itu.
"ini adalah sebuah ide atau pemikiran yang sangat menarik dan mungkin termasuk baru. Jika benar bahwa Tuhan menciptakan alam ini agar "Ia" bisa ber-experience melalui manusia -- tujuan manusia di alam ini adalah untuk ber-experience, maka pertanyaan selanjutnya adalah 'Apa sajakah experience yang diinginkan-Nya untuk kita jalani?''
"Mohon dibaca baik-baik tulisan saya ini.
Kenyataan di atas menjelaskan banyak hal. Inilah bagaimana suasana hati seseorang bisa mempengaruhi lingkungan di sekitarnya. Hasil percobaan laboratorium terhadap air membuktikan bahwa dengan memberikan pikiran 'senang', air membentuk kristal dalam bentuk khusus ketika ia dibekukan. Lain pula bentuk kristal air yang terbentuk ketika ia diberikan pikiran negative, seperti marah, benci, dll.
Kenyataan di atas menjelaskan banyak hal. Inilah bagaimana suasana hati seseorang bisa mempengaruhi lingkungan di sekitarnya. Hasil percobaan laboratorium terhadap air membuktikan bahwa dengan memberikan pikiran 'senang', air membentuk kristal dalam bentuk khusus ketika ia dibekukan. Lain pula bentuk kristal air yang terbentuk ketika ia diberikan pikiran negative, seperti marah, benci, dll.
Inilah juga mengapa terdapat jenis pengobatan alternatif di bumi ini, seorang mampu mengobati orang yang sakit hanya dengan sentuhan tangan, atau bahkan dari jarak jauh.
Pikiran manusia dapat mempengaruhi materi. Merubah materi. Banyak peristiwa di kitab suci yang menceritakan bagaiman seorang nabi mampu berbuat mukjizat. Mukjizat adalah sebuah kata kiasan. Mukjizat adalah manifestasi dari potensi Tuhan di dalam diri manusia, yang membuat manusia memiliki 'God-Like power''
"Allah berfirman, "Tidak akan berubah nasib suatu kaum bila kaum itu tidak merubahnya sendiri".
Anda pasti sering mendengar perkataan, "Manusia merencanakan, Tuhan menentukan". Satement ini sangat bertentangan dengan firman Tuhan di atas. Sangat jelas bahwa manusia mampu merubah kondisinya, bahkan merubah materi disekelilingnya. Tuhan telah menyebutkannya di dalam kitab suci"
Anda pasti sering mendengar perkataan, "Manusia merencanakan, Tuhan menentukan". Satement ini sangat bertentangan dengan firman Tuhan di atas. Sangat jelas bahwa manusia mampu merubah kondisinya, bahkan merubah materi disekelilingnya. Tuhan telah menyebutkannya di dalam kitab suci"
"Ini juga menjelaskan science dibalik 'The Law Of Attraction" dalam buku 'The Secret' oleh Rhonda Byrne. Keinginan kuat dapat mempengaruhi hasil yang didapat. Suatu niat yang kuat dapat menarik perilaku alam ini untuk mewujudkan niat itu.
Manusia adalah sel kehidupan dari Zat Yang Maha Besar. Manusia adalah satu system. We are united. We are One as Singular, Singular as God-self."
hal ini juga di jelasin secara implisit loh di anime The Melancholy of Haruhi Suzumiya. di ceritain disitu kalo haruhi adalah 'Tuhan'' bagi alien, esper, time traveler dan 'pangerannya'. Dia yang 'menciptakan' keempat2nya, dan mereka 'dihidupkan' sama haruhi
lagipula bener juga, kalo kita berpegang ke teori 'energi adalah kekal, gabisa di ciptakan tapi terus ada dalam bentuk yang berbeda2' , maka zat bigbang, asal kita semua, yang menciptakan kita, adalah Tuhan bagi yang atheis, maka, energi sedahsyat bigbang dan energi untuk menciptakan sesuatu, untuk hidup dan lainnya berasal dari "Tuhan" ini bukan?
Dan kaya apa yang gw ambil dari blog di atas, kita punya sepersekian persen kekuatan "Tuhan"
tapi, kalo gitu, kita semua adalah tuhan? lah terus sebenernya yang kita sembah dan kita "Tuhankan" siapa dong? masa tiap ketemu orang langsung sungkem2 malah disangka gila lo.
naaaah maka dari itu, bagi atheis Tuhan memang tidak ada.
tapi sekali lagi, kalo kita menganut teori atheis: zat big bang benda mati -- zat bigbang "Tuhan" kita -- kita berasal dari benda mati -- kita benda mati?
menunrut gw SALAH BESAR
karena, balik lagi ke pertanyaan awal gw:
yaiyalah dari mana si nyawa, jiwa, arwah dan siapapun itu kalo bukan dari Allah?
siapa yang merancang akal kita untuk bikin rumah gedung dll untuk manusia generasi penerus kita?
tetep aja ada 1 hal yang ga akan bisa di pecahkan manusia, gw bisa liat gambarannya yang masih blank tapi gatau kenapa gw bingung banget nuang ini ke dalam kata-kata.
gw percaya sama Islam karena menurut gw, itu sumber segalanya. Teori einstein tentang kecepatan cahaya udah ada di Qur'an, penjelasan tentang masa depan manusia juga udah ada di Qur'an. hebat kan.
Tinggal gimana caranya si penafsir menafsirkan al Qur'an aja, dan berdasar apa dia menafsirkannya. Berdasar ilmiah kah, matematika, seni, terserah.
menurut gw semua bener2 tergantung si manusia itu sendiri, mau jadi kaya apa dan gimana dia di hidup ini, karena kita lah Tuhan bagi diri sendiri. hanya saja, pedoman dan kepercayaan dalam melaksanakan hidup mereka aja yang berbeda-beda.
gw jujur, gw tertarik untuk baca kitab lain selain Al-Qur'an tapi hanya sebagai pembanding. dan gw yakin pasti Al-Qur'an yang akan dipilih sama jiwa gw.
itu menurut gw :)
Comments
gila pikiran lo jauh! bagus bagus bagus!